Kembali ke Fitur
Asesmen Diagnostik
Alur Penggunaan · Untuk Guru

Asesmen Diagnostik

Kenali kemampuan awal murid sebelum mengajar, agar pembelajaran tepat sasaran sejak hari pertama.

Langkah demi Langkah

Begini cara kerjanya, dari awal sampai selesai

1

Pilih fokus diagnostik

Tentukan diagnostik kognitif untuk mengukur kesiapan pada tujuan pembelajaran, atau non-kognitif untuk mengenali kondisi dan gaya belajar murid.

Coba langsung di sini
Fokus Diagnostik
Jenis diagnostik
Mengukur kesiapan materi

Mengukur penguasaan prasyarat sebuah tujuan pembelajaran, agar tahu siapa yang siap dan siapa yang perlu pondasi dulu.

Contoh pertanyaan
1Manakah pecahan yang lebih besar, 1/2 atau 1/4?
2Gambarlah 3/4 bagian dari sebuah lingkaran.
3Sebutkan satu contoh pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Diagnostik untuk memetakan titik mulai, bukan untuk nilai rapor.

2

Sebar & kumpulkan

Bagikan secara daring lewat tautan atau QR, atau catat langsung dari pengamatan dan tanya jawab lisan. Hasil terkumpul otomatis.

Pilih cara mengumpulkan
Sebar Diagnostik
Cara mengumpulkan
19 dari 28 murid sudah terkumpul

Hasil dari kedua cara terkumpul otomatis menjadi satu peta di langkah berikutnya.

3

Peta kemampuan awal

Murid terpetakan menjadi titik mulai yang jelas. Peta ini menjadi dasar pembelajaran terdiferensiasi dan baseline bagi Dashboard.

Titik mulai tiap murid
Peta Kemampuan Awal
Peta titik mulai · Kognitif
Siap melanjutkan5 murid
AdindaDamarGilangHestiIntan
Perlu penguatan6 murid
BagusEkaFiraKevinLiaNadia
Perlu pondasi dulu3 murid
CitraPutraRani
Jadi baseline DashboardOtomatis

Peta ini menjadi titik mulai pembelajaran terdiferensiasi dan baseline untuk deteksi dini di Dashboard.

Bukti Nyata

Hasilnya terasa sejak hari pertama

Cara lamaSering dilewati karena ribet & makan waktu
Dengan Astria± 15 menit, peta langsung terbaca

Memetakan kesiapan awal satu kelas

  • Kenali kesiapan murid sebelum materi dimulai
  • Mencakup kognitif (materi) dan non-kognitif (kondisi & gaya belajar)
  • Murid terpetakan jadi titik mulai untuk pembelajaran terdiferensiasi
  • Hasilnya menjadi baseline yang dipakai Dashboard untuk deteksi dini
Sebelum pakai ini saya menebak-nebak kemampuan murid. Sekarang dari hari pertama saya tahu harus mulai dari mana.
Pak Bayu · Guru Kelas 1 SD
Masih Ragu?

Pertanyaan yang sering guru tanyakan

Kognitif mengukur penguasaan materi atau prasyarat sebuah tujuan pembelajaran. Non-kognitif mengenali kondisi emosi, minat, dan gaya belajar murid.

Idealnya di awal semester atau sebelum memulai materi baru, agar Anda tahu titik mulai tiap murid sebelum merancang pembelajaran.

Tidak. Diagnostik bukan penilaian akhir; hasilnya untuk memetakan titik mulai dan merancang pembelajaran, bukan untuk nilai rapor.

Ya. Di SD fokus pada kesiapan materi per tujuan pembelajaran; di PAUD lebih banyak lewat pengamatan kesiapan dan minat anak.

Siap mencoba Asesmen Diagnostik?

Mulai gratis hari ini dan rasakan sendiri betapa ringannya persiapan mengajar bersama Astria.